Postingan

Menampilkan postingan dengan label Imajisains

Energi di Bumi Terus Bertambah?

Gambar
Coba kita logikakan, apakah jumlah energi keseluruhan yang ada di bumi -bila kita andaikan dengan hukum kekekalan energi- selalu sama? Tidak merupakan penyimpulan saya sementara ini. Mengapa? Apakah kita lupa bahwa ada matahari yang selalu menyinari kita setiap hari. Matahari memiliki energi panas dan energi cahaya, yang selalu ditransfer setiap saat kepada sekitarnya, dan kepada -kebetulan kita ada di- bumi. Energi yang berasal dari matahari yang dapat kita amati secara langsung berupa cahaya dan panas. Cahaya merupakan energi yang didefinisikan para ahli berasal dari percikan elektron. Cahaya adalah sebuah ciptaan Allah yang sangat menakjubkan. Coba kita bandingkan antara cahaya dan kegelapan. Keduanya memang berlawanan, akan tetapi dimensi keduanya berbeda. Cahaya merupakan sebuah materi yang menyebabkan sesuatu terlihat oleh indera pengelihatan kita. Sedangkan kegelapan adalah suatu kondisi, bukan sebuah materi. Kegelapan adalah kondisi hampanya cahaya dan ia tak memiliki daya s...

Energi itu Kekal, Benarkah?

Gambar
"Energi itu kekal, di mana setiap energi tidak bisa hilang, akan tetapi berubah menjadi bentuk energi lain", kurang lebih begitulah bunyi hukum kekekalan energi. Apakah Anda percaya begitu saja akan hukum ini? Nyatanya kalau kita amati, hukum ini tak selalu bisa digunakan. Mengapa? Energi yang terus-terusan berubah bentuk menjadi energi lain tidak sejalan dengan logika fakta yang ada di dunia. Terlalu sulit untuk mengatakan perubahan energi. Misalnya benturan oleh suatu gaya, maka energi akan berubah menjadi energi suara dan sebagainya. Lalu, saya juga bingung dengan energi suara nantinya jadi apa? Suara akan menghilang pada jarak radius tertentu, apalagi ada benda-benda peredam suara. Kalau memang energi suara diredam suatu benda dan kemudian berubah menjadi energi potensial dalam benda tersebut, maka nilai energi potensial juga berubah dong? Padahal unsur energi potensial adalah massa, ketinggian dan gravitasi (EP=mgh) tak menyatakan benda peredam suara mengubah suara men...

Ternyata Waktu itu Relatif...

Gambar
Waktu itu relatif? Ah yang benar?! Mungkin gak sih kalau waktu yang bahkan udah ada ukuran SI-nya (baca: Standar internasional), bisa dibilang relatif. "Why do you say it?" tanya orang-orang berbahasa Inggris itu... Ya, akan kuuraikan secara sederhana bin singkat, semampuku untuk tidak membelitkan pemahaman. Begini ceritanya, ada orang yang sibuk sekali dengan pekerjaan yang ditekuninya dan juga ada orang yang sedang berleha-leha di teras rumahnya sambil nongkrong mengamati jalan. Kalau tentunya Anda jeli mengamati atau secara langsung merasakannya (dari kedua contoh tersebut), tentu Anda dapat membandingkan bagaimana Anda melewati waktu yang bergulir setiap saat, setiap detik. Antara yang sibuk dengan yang senggang, pasti berbeda. Bagi orang yang sibuk, akan merasa kenapa waktu berlalu begitu cepat, hingga pekerjaannya masih belum selesai sampai ia harus lembur segala. Akan tetapi beda bagi orang yang senggang, ia merasa bosan mengapa waktu berlalu begitu lama. Dari cont...